Sragen, 13 September 2026 — Balai Dakwah Sragen bersama Hakreta sukses menyelenggarakan Workshop Kreta: Upgrade Skill Metode 5T Hakreta pada Ahad, 13 September 2026. Kegiatan yang bertempat di Masjid Al Ikhlas Gemolong ini diikuti dengan antusias oleh para peserta, dengan capaian kehadiran mencapai 98% dari target peserta.
Workshop ini menjadi salah satu ikhtiar untuk meningkatkan kapasitas para mentor, koordinator, dan peserta Hakreta dalam memahami serta menerapkan Metode 5T Hakreta secara lebih mendalam, sehingga proses tadabbur Al-Qur’an tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dapat dilanjutkan dengan penerapan nyata dalam kehidupan.
Deeptalk dan Problem Solving
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sesi Deeptalk dan Problem Solving Mentor dan Koordinator yang menghadirkan dr. Dyah Andari dan Ustadzah Yuli Yudhawati.
Sesi ini menjadi ruang untuk menggali berbagai pengalaman, tantangan, serta permasalahan yang ditemui dalam proses pendampingan halaqah. Melalui diskusi dan sharing, para mentor dan koordinator diajak menemukan solusi sekaligus memperkuat peran masing-masing dalam membersamai peserta untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Selanjutnya, peserta umum mengikuti sesi Deeptalk bersama dr. Dwi Anton Budhi Cahyono. Sesi ini berlangsung interaktif dan menjadi ruang untuk menggali perspektif, pengalaman, serta refleksi yang relevan dengan proses pembelajaran dan penerapan Metode 5T Hakreta.
Ice Breaking: Membangkitkan Semangat Sebelum Menimba Ilmu
Sebelum memasuki sesi inti, suasana workshop semakin hidup dengan ice breaking yang seru dan interaktif. Sesi ini menjadi sarana untuk membangkitkan kembali semangat, mencairkan suasana, sekaligus mempersiapkan konsentrasi peserta agar lebih siap menerima dan mengolah materi berikutnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Semangat dan keceriaan yang terbangun melalui ice breaking menjadi energi positif untuk memasuki sesi inti workshop.
Praktik Tadabbur dengan Metode 5T Hakreta
Memasuki sesi inti, kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh keterlibatan. Peserta workshop dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan tema ayat atau surat yang telah ditentukan.
Dalam kelompok, peserta diajak untuk tidak sekadar membaca dan memahami ayat, tetapi mendiskusikan hikmah dan makna yang terkandung di dalamnya, kemudian menggali Tathbiq dan Tashlih sebagai bagian penting dalam proses menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Hasil diskusi selanjutnya dipresentasikan di hadapan peserta lainnya. Melalui proses ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk saling bertukar pemahaman, memperkaya sudut pandang, sekaligus belajar menyampaikan hasil tadabbur secara sistematis.
Yang lebih utama, proses pembelajaran diarahkan agar nilai dan pesan ayat dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai bacaan, tetapi menjadi pedoman yang memberikan arah dalam memperbaiki diri, keluarga, lingkungan, dan kehidupan bermasyarakat.
Menguatkan Semangat Menghidupkan Al-Qur’an
Workshop Kreta ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan Hakreta. Melalui penguatan keterampilan, diskusi, praktik, dan refleksi bersama, diharapkan para peserta semakin siap menerapkan Metode 5T Hakreta dalam halaqah maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus meneguhkan semangat bersama bahwa belajar Al-Qur’an bukan hanya tentang mengetahui makna ayat, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an hadir dalam sikap, keputusan, dan tindakan nyata.
Semoga ilmu, pengalaman, dan praktik yang diperoleh dalam Workshop Kreta “Upgrade Skill Metode 5T Hakreta” menjadi bekal yang bermanfaat, memperkuat langkah para mentor dan peserta, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan generasi yang semakin dekat dan hidup bersama Al-Qur’an.
Barakallahu fiikum.